• Twitter
  • Facebook
  • Google+
  • Instagram
  • Youtube

October 04, 2011

Kambing Cup 2011: Ini Sepak Bola apa Off Road?

Walaupun tiap hari di lapangan, kalo ada waktu ya harus membaur juga sama masyarakat.. Walaupun ini bukan KKN, tapi sosialisasi dengan masyarakat juga penting.. Paling gak, ketika kita sudah selesai di lapangan, kesan masyarakat sekitar terhadap kita minimal tidak jelek.. Nah, salah satu sosialisasi paling mantep adalah ngikutin acara yang paling digemari warga Sompok dan warga sekitarnya..
Jadi nih, di bulan Oktober ini lagi ada kompetisi sepak bola antar kampung di sini.. Walaupun hadiahnya cuma kambing satu ekor, tapi pertandingan ini sangat bergengsi.. Pemenang selain dapet kambing, juga bakal dipandang di kampung tersebut.. 

Dan, 2 hari lalu, seperti yang dijadwalkan, adalah giliran tim Mandiri (kesebelasan Sompok) untuk bertanding di lapangan hijau.. Karena jadwal pertandingan jam 3, survey IP yang biasanya pulang jam 3, dipercepat dua jam.. Ini karena sebagian tim gulungan elektroda adalah anggota tim Mandiri.. Jam 1 semua sudah ada di rumah masing-masing..

Gue dan Pak Dayat juga gak mau ketinggalan buat nonton.. Jam 2 akhirnya berangkat dari Sompok ke tempat pertandingan.. Gue bonceng sama Kang Hamid dan Pak Dayat sama Kang Adang.. Dengan jalan berbatu seperti ini, perjalanan memakan waktu sekitar 30 menit.. Buset, bayangin aja naik motor dengan jalan berbatu dan kerikil tajam selama setengah jam.. Menantang kan?


Nih kondisi jalan seperti ini, lebih parah malah..

Nih, gue sama Kang Hamid pake Vega R, Pak Dayat sama Kang Adang pake Jupiter Z..

Perjalanan berangkat berjalan mulus.. Sepertinya orang daerah sini sudah terbiasa naik motor di jalan berbatu parah.. Dan mereka terlihat biasa aja.. Padahal gue yang dibelakang harus menahan goncangan yang hanya diredam oleh shockbreaker motor..

Dan, nyampe sana.. Setelah beberapa menit nunggu.. Akhirnya pertandingan antara tim Mandiri (Sompok) melawan Batuhideung pun dimulai..

Babak I skor berakhir 0-0
Babak pertama pertandingan masih berjalan lambat.. Kedua tim mencoba serangan, tapi gak ada yang bisa membuahkan gol..

Babak II skor berakhir 2-0, kemenangan buat tim Sompok (Mandiri)
Babak kedua, tim Mandiri yang dimainkan oleh Kang Alek cs melancarkan serangan yang ampuh.. Dan 2 gol pun berhasil diciptakan ke dalam gawang Batuhideung.. Kami pun pulang dengan sorak sorai.. Kesempatan menuju babak selanjutnya terbuka lebar..

Semua pun pulang..

Selesai?

Ternyata belum..

Yang paling berkesan ternyata bukan pertandingan sepak bolanya.. Pas pulang ke Sompok, gak tau kesetanan atau apa, Kang Hamid tiba-tiba aja menarik gasnya dengan brutal.. Gue yang gak tau apa-apa langsung kaget setengah mati.. Gimana gak, di jalan yang berbatu terjal itu, motor digeber dengan kecepatan tanpa ampun.. Gue hanya bisa berdoa ketika orang yang naik motor-motor lain yang kami salip cuma ketawa-ketawa, padahal gue sedang berada antar hidup dan mati.. Terpeleset sedikit, minimal kulit gue sobek terkoyak batu tajam.. Dan puncaknya adalah ketika menyusuri jalan menurun, bukannya memperlambat, Kang Hamid memacu Vega R-nya dengan lebih kencang.. Dan, gue hanya bisa teriak menyebut yang di atas.. Motor terasa ngambang di udara..

Nyampe rumah Kang Adang (Camp), gue cuma bisa lemes..

Pak Dayat datang 5 menit kemudian bareng Kang Adang dan terus-terusan ketawa liat muka gue yang sengap..

Besoknya, pas Survey gue diledek habis-habisan sama semua orang.. Damn!

0 komentar:

Contact

Get in touch with me


Address/Street

Kongsijaya 02/01, Widasari, Indramayu 45271

Phone number

+(62) 81223001161

Website

www.abialghifari.com