• Twitter
  • Facebook
  • Google+
  • Instagram
  • Youtube

May 13, 2010

Presentasi Magnetik Gagal Total Gara-Gara Deodorant...

Arghhghghghhhhhhhhhhhhhhhhh.............

Entahlah, semula presentasi magnetik tadi pagi (berarti kemaren pagi, ini kan udah ganti tanggal) berjalan dengan sangat mulusnya. Semulus kulitnya Miyabi..

Eh, beneran lho..Gue ceritain kronologi ceritanya ya...

Selasa, 12 Januari 2010
Pas mata kuliah Metode Gravitasi dan Magnetik, kan minggu ini kuliah pertama setelah mid. Secara gak terduga, tau-tau Pak Wahyudi ngumumin kalo mata kuliah ini akan diisi oleh presentasi kelompok. Akhirnya, kelompok pun dibagi. Gue masuk kelompoknya Arie, Dhee2, Kris, Syehul, trus sopo meneh yo, oya, ada Siwi, Gamma, Mas Anu sama Mbak Anu, lupa gue nama-namanya...
Dan, you know what, kelompok gue dapet urutan maju pertama. Dan lo tau gak hal tergawat yang dialami gue hari itu? Yups, jadwal presentasi kelompok pertama adalah hari Rabu, keesokan hari dari 2 hari yang lalu.. (Hauduh, ribet amat sih nih tanggal...)
Dan gue pun stress..
Pulang kuliah magnetik, fisdas, dan praktikum seismologi, gue langsung ngacir.. Kuliah seismologi yang biasanya menjadi favorit gue pun gue abaikan.. Mood kuliah gue menghilang.. Dan, gue malah lebihh memilih tidur siang daripada ikut  kuliah seismologi yang, kata sebagian orang, sangat membuat ngantuk, tapi menurut gue, sangat mengasikkan.. Bolos. Itulah satu kata yang setan bisikkin siang itu.. Dan, bodohnya, gue pun tergoda mengikuti bujuk rayunya... (Halah, halah, halah...)

Malamnya, gue baru inget lagi kalo besok gue mau presentasi. Gue nanya ke Syehul..

Gue : (Dengan nada dilembut-lembutin, kan ada maunya!) "Hul, kamu dah ngopy bahan presentasi?"
Syehul : (Dengan mimik muka gak berubah) "Udah"
Gue : (Dengan nada masih dilembut-lembutin) "Pinjem dong Hul..."
Syehul : (Dengan mimik muka masih gak berubah) "Nih.."
Gue : #$$%#$%^%$
--------------------------------------------------------------------
Percakapan sangat gak penting dan gak ada lucunya sama sekali...
--------------------------------------------------------------------

Oke, gue ngacir ke tukang foto kopi jam setengah 9 malem. Dan fotokopian 3 lembar itu baru gue baca jam 00.30 dini hari, itu pun gue cuma baca subbab 11.1. Uhh, sangat-sangat tidak mahasiswawi.. (Kalo manusia kan manusiawi..).. Bahasa Inggris memang bikin mngantuk, dan mata gue pun sukses terpejam dengan kamus di sebelah kiri gue dan kopi di sebelah kanan gue..


Rabu, 13 Januari 2010
Jam 9.10 gue ma Syehul lagi berjalan menuju kelas ketika Dhee2 sms gue, "Hoi, Pak Wahyudi dah MASUK nih.."
Perhatikan kata yang gue cetak tebal itu, kata yang seharusnya gak bermakna aneh kalo orang lain yang bilang akan sangat bermakna jorok kalo Dhee2 yang bilang..

Gue gak bisa bayangin kalo Dhee2 smsnya kayak gini, "Eh, Bi! Tau gak, Bapak itu tuh cepet banget "KELUAR"nya..."
Perhatikan lagi kata yang gue cetak tebal. Kata yang kebalikan dari kata 'masuk' itu gak bermakna aneh kalo orang lain yang ngomong dan akan bermakna 'gak banget' kalo Dhee2 yang ngomong... Huh, namanya juga Dhee2.. Kalo boleh gue sebut sih, Dhee2 bisa dibilang sebagai 'Sang Mama'-nya angkatan 2007.. Mama dalam arti itu lho...

Oke, nyampe kelas gue udah ditunggu yang lain. Gue ambil dan tarik kursi ke depan. Giliran pertama Siwi yang maju. Gak tau, ini tuh sebenarnya presentasi apa ujian tugas akhir sih, kok yang nanya malah dosen mulu. Pak Wahyudi dengan ganasnya nanyain ke Siwi yang menurut gue sangat kelabakan. Sebenernya gue juga mau bantu sih, tapi gue juga gak paham, dan gue juga gak bakal bertindak bodoh dengan berpura-pura mengerti dengan menjawab pertanyaan Pak Wahyudi dengan kata-kata, "Menurut bukunya Raditya Dika, yang Marmut Merah Jambu, metode magnetik digunakan untuk mencari kesenangan sesaat.."

Dan tibalah saatnya gue menyatakan cinta, maksud gue presentasiin bahan gue ke depan temen-temen dan Pak Wahyudi. Dan you know what? Kata yang pertama gue katakan adalah kata "OK".. Yo gak papa sih, daripada si Yudhis, yang kalo presentasi pasti kata, 'apa namanya?' pasti muncul.. Ahahaha, becanda Dhis...
Slidenya gue akuin terlalu maksa ngartiinya, jadinya gue gak dong, dan gue selalu bilang 'next' kalo maksudnya gak tau. Sampe gue disindir sama Pak Wahyudi, 'next!'..
Dan, hal yang aneh dalam presentasi gue adalah, kalo pas presentasi Siwi, pertanyaan Pak Wahyudi selalu diarahkan ke Siwi, dan ketika giliran presentasi gue, pertanyaan selalu diarahkan ke anggota kelompok yang lain dan hal itu bikin gue BT. Gue harus nunggu yang lain jawab. Dan, sambil nunggu waktu, gue malah sok nggaya bersandar di tembok yang ada posternya. Dan, hal yang gue anggap nggaya ini malah menjadi bumerang bagi gue sendiri. Ternyata jauh di ujung sana, di bangku pendengar, Anang dan Sony mengamati gerak-gerik gue dengan seksama dan mengabadikan momen itu (baca: gue) dengan video recorder-nya Sony (baca: HP K750i-nya Sony).
Dan hal yang paling bodoh adalah gue dengan santainya ngangkangin, maksudnya membuka, lengan gue dan ketek gue 'ketangkap basah' kameranya Sony. Dan, parahnya, 'ketangkap basah' disini adalah 'ketangkap basah' dalam arti yang sebenarnya. Yups, mungkin bagi sebagian orang ini sangat menjijikkan dan sangat memalukan untuk diceritain. Tapi, bagi gue, kalo udah sedikit borok kebuka, kenapa gak sekalian dibuka semuanya, biar semua tau, buat apa juga ditutup-tutupin..
Oke, kalo sampai sini masih ada yang belum paham tentang inti dari postingan ini, oke...
Gue lupa pake deodorant! Puas lo semua?????

Gak sih, gue gak marah kok.. Malah, sebenernya gue sih pengennya tadi ngopy file 3gp-nya dari Sony buat di-upload di sini. Sebagai bukti aja lah.. Tapi, gue mikir lagi.. Kalo gue upload, mungkin gak etis dan bakal membuat yang liat pada gak mau makan 7 hari 7 malam gara-gara burket itu... Arghhh..

Hikmahnya sih:
  • Jangan jadikan bukunya Raditya Dika, apapun itu, sebagai bahan presentasi mata kuliah Metode Gravitasi dan Magnetik, karena, bukan pujian dosen yang lo dapet, tapi lo bakal dapet 'hadiah' yang gak bakal lo lupain seumur hidup lo.. (Baca: Dosen bakal menyita koleksi buku Raditya Dika lo buat dibaca di rumah..)
  • Jangan lupa pake deodorant kalo mo ke kampus. Kan gak lucu kan kalo kita presentasi, orang-orang bukannya memperhatikan kita gara-gara apa yang kita bicarakan dan kita presentasikan, malah orang-orang memperhatikan apa yang ditunjukkan oleh lengan kita (sekali lagi, baca: bubur ketek...)
  • Jangan sok-sokan nggaya, misalnya bersandar di dinding atau ngupil dengan gaya Robert Pattinson pas lagi ngelawan Vampire nomaden, pas presentasi di depan kelas. Gak sopan aja keliatannya.. Dan gue yakin, itu tuh gak cool abis..

Oke, kalo ada yang baca sampai tulisan ini, gue ucapin makasih banget, karena udah mau mendengarkan keluh kesah gue yang gak banget ini..


Sampai jumpa di postingan yang lain....

4 komentar:

nahdhi said...

Iki sing ra waras sing presentasi ki dab. Pak Wahyudi gak tega meh takon karo kowe. Tur yo le mambu kuwi...pa

ierone said...

jyahahahaha...

Gokil gokil gokil.

Terus hidup apa yang akan sobat jalani setelah ini?

Abi Dzikri Alghifari said...

@nahdhi mungkin sih.. Padahal yo jaraknya dari tempatku presentasi sampe tempatnya Pak Wahyudi lumayan jauh..
Ahahaha..

Abi Dzikri Alghifari said...

@ierone setelah ini, mungkin saya akan menjalani hidup jauh dari keramaian kota..
Dan berusaha melupakan dan menghapus kata 'presentasi' dari kamus saya..

Contact

Get in touch with me


Address/Street

Kongsijaya 02/01, Widasari, Indramayu 45271

Phone number

+(62) 81223001161

Website

www.abialghifari.com